Kebodohan

Assalamualaikum.

Salam nurani kita kepada semua makhluk ciptaan Allah SWT.
Dalam kesempatan ini saya mencoba berbagi sedikit info/artikel yang saya dapat dari beberapa buku.Dalam hal ini saya akan menerangkan salah satu penyakit hati,yaitu adalah kebodohan tulisan ini saya ambil dari sumber buku yang judulnya”60 PENYAKIT HATI”karya Ustd.Uwes Al-Qorni,anda bisa membeli buku tersebut di toko-toko buku terdekat di kota anda.

Kebodohan(al-jahlu) yang menjadi topik dalam pembahasan kita ini bukanlah bodoh dalam pengertian umum,tetapi bodoh dalam memahami agama,seperti yang terjadi dan dialami masyarakat yang hidup pada zaman sebelum risala Nabi Muhammad.Zaman tersebut dinamai zaman jahilyah.Kebodohan ini terjadi akibat tidak adanya kemauan(iradah) dalam hati seseorang untuk mengisinya dengan ilmu yang dapat mengangkat dan memperkokoh keyakinan kepada Allah,atau karena tidak adanya hidayah yang sampai kepadanya melalui dakwah.
Adanya dua macam kebodohan dalam agama,yaitu sebagai berikut:
1.Bodoh Basith,yaitu kebodohan seseorang dalam meyakini sesuatu yang diyakininya,dan itu terjadi karena benar-benar tidak tahu.Seperti,kebodohan orang-orang pada zaman jahiliyah mengenai Tuhan yang mereka sembah,dan prasangka mereka mengenai benarnya hukum yang mereka ciptakan sendiri.Orang yang bodoh dalam memahami agama yang hak ini(Islam) disebut dalam Al-Qur’an sebagai orang-orang yang tidak berakal.

“Sesungguhnya sejelek-jeleknya binatang disisi Allah adalah orang-orang yang tuli dan bisu(dalam menerima kebenaran);yaitu orang-orang yang tidak berakal.”(Q.S.Al-Anfal,22).

2.Bodoh Murakkab,yaitu kebodohan seseorang dalam meyakini sesuatu yang diyakininya,dan dia benar-benar meyakini kebenarannya itu sehingga sangat sulit diluruskan.Oleh karena itu,kebodohan ini disebut bodoh murakkab ;artinya,bodoh yang tesusun dari dua materi:pertama,dalam keyakinannya,dan kedua,dalam meyakini sesuatu yang salah.

Kebodohan termaksud penyakit hati yang wajib dihindari,terutama oleh seorang mukmin agar dia selamat dari penyimpangan akidah.
Berikut ini diantara usaha untuk membersihkan hati dari kebodohan.
1.Meyakini bahaya suatu kebodohan.
2.Bertanya kepada orang-orang yang berilmu.
“Bertanyalah kepada ahli zikir (berilmu) jika kamu tidak mengetahui.”(Q.S.An-Nahl,43).
3.Memahami agama hingga sampai pada titik makrifat kepada Allah(ma’rifatullah).

Dengan cara tesebut–kecuali bodoh murakkab–semua bentuk kebodohan dalam agama,Insya Allah,akan dapat dihindari.Rosulullah Saw.pernah mengutip perkataan Nabi Isa As.
“Saya dapat mengobati penyakit buta dan corob bahkan dapat menghidupkan orang mati.Namun,untuk mengobati penyakit bodoh murakkab,sungguh membuat saya lelah.”

Meskipun demikian,akhir dari semua itu hanyalah hidayah dan taufik dari Allah SWT.

Iklan
Dipublikasi di Uncategorized | Tag | Meninggalkan komentar

Berbagi suka-duka kita

Askum.minta ijin untuk ngeblog ya,,,,,,,maaf untuk yg prtama saya cuma hanya bisa kasih puisi aja,neh puisix

KU PERSEMBAHKAN HANYA PADA-MU

Imanku,taqwaku
kupesembahkan hanya pada-MU
Tak ada tempat kembali yang terbaik
selain hanya pada-MU
Ku percaya akan kekuasaan-MU
Tak ada yang sempurna selain Engkau
yang Maha Sempurna
Kau hadir dalam hidupku,tenangkan hatiku
dan beriku kekuatan tuk tetap melangkah
menuju-MU
Kupersembahkan yang terbaik dalam
hidupku hanya untuk-MU

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar